Tidak Mudah Menjadi Sang Visioner

Jika melihat perjuangan Rusli Zainal Sang Visioner dalam membangun kabupaten Riau, ternyata tidak mudah untuk menjadi Sang Visioner. Arah dan tujuan adalah dua hal wajib untuk menjadi seorang yang visioner. Alam ini sungguh sumber belajar untuk menjadi sang visioner. Siklus yang sangat bertujuan dan sangat rapi, seperti itulah sang visioner.

Rusli Zainal mungkin bisa menjadi panutan untuk belajar menjadi sang visioner. Bagaimana sang visioner itu melihat sebuah tujuan dengan penuh fokus. Bagaimana Rusli Zainal menangkap sinyal-sinyal kata hati untuk menuju impian dan visi misinya. Sungguh tidak mudah menjadi sang visioner.

Sungguh tidak mudah menjadi visioner jika seluruh tangan di negeri ini tidak bersatu bahu membahu memupuk tinggi jati diri bangsa. Rusli Zainal Sang Visioner sendiri pun tidak mudah untuk mewujudkan mimpi-mimpi itu jika tanpa semangat dari seluruh penjuru negeri. Kebersamaan merupakan sebuah syarat mutlak untuk mewujudkan visi misi bangsa ini. Meski kita tahu bahwa tidak mudah untuk menjadi sang visioner, namun kita yakin bahwa dengan kebersamaan kita bisa membangun bangsa yang mandiri dan bermartabat, seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa “Sang Visioner”.

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

memang sangat tidak mudah untuk menjadi sang visioner…

[...] dan Rapi, ketiga hal itulah inti dari nilai visioner yang perlu kita teladani dari seorang Rusli Zainal Sang Visioner. Sifat [...]

[...] yang bisa membuka rumah. Kucoba membawa tukang kunci untuk membuat kunci yang baru, ternyata tetap tidak mudah untuk membuka kunci ini. Rasa ingin membuka rumah semakin menjadi ketika melihat rumah ini kini [...]

Leave a comment

(required)

(required)